Mendorong Pengawas Sekolah Lebih Bermutu Dan Bermartabat

Pengawas sekolah adalah guru yang diangkat dalamjabatan fungsional pengawas, dan mempunyai tugas melaksanakan supervisi akademik, supervisi manajerial, membimbing dan melatih profesional guru dan kepala sekolah dan melakukan pengembangan profesi. Sebagai pejabat fungsional, untuk pengembangan karier, pangkat, dan jabatannya, seorang pengawas menggunakan angka kredit. Untuk itu diperlukan tim penilai angka kredit jabatan fungsional pengawas sekolah.

Dari jabaran di atas, Direktorat Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan Bimbingan Teknis Calon Penilai Angka Kredit Pengawas Sekolah. Kegiatan ini terus dilakukan seiring dengan lahirnya pengawas- pengawas baru dan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mendorong pengawas sekolah mengembangkan kariernya.

Bimbingan teknis tahun 2017 ini berlangsung pada tanggal 21-25 Februari lalu, yang dilaksanakan di Hotel Diradja, Jakarta Selatan, dan diikuti kurang lebih 185 pengawas sekolah dari 26 provinsi. Bimbingan teknis 2017 ini merupakan lanjutan kegiatan serupa pada 2016. Kala itu, dilakukan bimbingan teknis kepada sejumlah pengawas sekolah kab/kota dari 10 region dan satu angkatan untuk pengawas sekolah provinsi.

Kegiatan lanjutan ini dirasa sangat perlu, karena terdapat daerah pemekaran yang belum memiliki tim PAK pengawas sekolah. Selain itu juga untuk mengisi kekosongan di kabupaten/kota yang tim PAK-nya belum lulus. "Tahun lalu sudah kami laksanakan, tetapi terdapat daerah pemekaran yang masih kosong tim PAK pengawasnya. Kemudian ada juga yang sudah mengikuti bimbingan teknis tetapi tidak lulus," terang Wastandar, MA., Ph.D Kepala Subdirektorat Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier (Subdit PKPK), Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Wastandar menambahkan, jika sudah lulus dan mendapat sertifikat dari pusat, nantinya tim PAKini akan di SK-kan oleh kabupaten/kota setempat. Pengawas sekolah yang bertugas di provinsi di SK-kan oleh provinsi. "Untuk daerah pemekaran, tidak harus minimal IV/B, boleh juga pengawas dengan golongan III/D jika daerah tersebut tidak ada pengawas yang golongannya melebihi III/D, dengan syarat pengawas yang dinilai juga golongan yang sama," Wastandar melanjutkan.


ANGKA KREDIT CERMIN KINERJA DAN KARIER PENGAWAS SEKOLAH

Proses penilaian angka kredit pengawas sekolah dilakukan sesuai ketentuan Permenpan dan RB Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah jo Permenpan dan RB Nomor 14 Tahun 2016 serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya. Hal yang perlu dipahami dengan baik terutama angka kredit yang harus dipenuhi oleh pengawas sekolah untuk kenaikan jabatan dan pangkatnya.

Standar kinerja dan satuan hasil sebagai bukti fisik diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah/ Madrasah dan Angka Kreditnya. Meningkatnya karier pengawas sekolah seharusnya secara linear merepresentasikan peningkatan profesionalitasnya. Oleh sebab itu,perlu dilakukan revitalisasi jabatan fungsional pengawas sekolah melalui perbaikan sistem rekrutmen dan membangun konsep pola pengembangan karier guru/wakil kepala sekolah/kepala sekolah hingga pengawas sekolah. Dengan kata lain, jabatan pengawas sekolah adalah karier tertinggi dari jabatan fungsional guru.

03 Maret 2018 Pukul 17 : 24 : 36 Last Updated by Tendik 2




Download File Berita :


Tidak ada file berita